Selasa, 27 April 2010

pernahkah

ketika sepi menghardik maka detak jantung berdetak maka di sinilah aku tak dapat menjawab tanya sang waktu,usia? perlahan jalan-jalan menikung, menanjak dan kadang-kadang hampir tergelincir.
hari ini sama kah dengan kemarin?menjawab sapa mu yang tak bertepi,melawan derasnya arus.Bersyukur ada hidup ini.merana di tepi kesendirian mau bertanya pada siapa?mau menagdu pada siapa?hanya harapan di tengah gurun panas...masihkah ada asa dan mimpi terwujud..di lereng hati dan rongga kehidupan ada perasaan menanti..namun belajar yakin akan masa depan..semua ku tatap dengan sedikit memicingkan mata..oh..angin bawa aku ke dalam pelukan hangat pengahrapan..pelukan kebahagian selamanya..tak pernah usang dan tergores waktu,aku menanti mu,dengan scuil kerinduan,menepi, menanti, dan lipatan tanganku menegadah kepada Sang Pemberi Hidup..mari semua yang letih lesu dan berbeban berat Aku akan memberi kelegaan padaMU..selamat berharap..dan menanti sebuah masa yang kekal...